Mengapa Ikhtiar Susah Berbuah Sukses…
Oktober 28th, 2009 by fathurManusia merupakan makhluk yang paling sempurna, berbeda dengan Jin, Iblis, Syetan, Malaikat, Hewan, dan Ciptaan Allah yang lain. Manusia dikaruniai Akal, dan Hawa Nafsu, sedang yang lain berjalan sesuai dengan Ketetapan Allah.
Ketika manusia menderita kekurangan dia dengan berbagai akal pikiran berusaha untuk memenuhi kekurangan tersebut sesuai nafsu kehendak. Saat ini masih bagian dari krisis Global yang tiap hari merembet keseluruh sendi-sendi kehidupan, tidak gairahnya usaha, kesempatan kerja kian sempit, dan terkadang kita dihadapkan pada krisis ikhtiar/usaha.
Mengapa ikhtiar susah berbuah sukses..
Jika kehendak hati tidak sinkron dengan akal yang akan timbul adalah kebingungan dan salah satu bentuk kebingungan kita terhadap diri sendiri adalah : mengapa kita tidak melakukan sesuatu yang kita tahu dan bermanfaat bagi kita, kita ingin sehat tetapi tidak berolahraga, kita ingin kaya tetapi tak mau berusaha, ingin punya teman tapi sulit ternsenyum atau menyapa.
akhirnya :
“Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lengah dan ragu” (alhadits)
Ada pelajaran bijak yang dapat kita renungkan:
Jalan itu licin dan menggelincirkan. Satu kakiku terpeleset di atasnya, menendang kaki lainnya keluar dari jalur. Namun aku kembali tegak dan berkata kepada diriku sendiri, “Itu cuma terpeleset dan aku bukan jatuh“.
(Abraham Lincoln-US President)
Pelajaran yang dapat diambil dari Mantan Presdiden AS tersebut adalah supaya kita kebal terhadap krisis.
Saat ini diperlukan mental,spiritual, dan bekal. Dengan berharap ketika bekal tak cukup, kita masih punya spiritual yang teguh, dan ketika spiritual terasa goyah kita masih punya mental yang handal.
Dan hikmah setelah daya upaya yang kita kerjakan berada pada posisi beruntung/sukses merupakan berkah yang Allah SWT berikan, dan jika kita pada posisi yang tidak beruntung merupakan karunia yang tertunda, dan tetaplah Ikhtiar, dan jangan Terlena atas hasil yang kita capai.